Audit Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Pada Training Center Di Jakarta Menggunakan Framework COBIT 4.1
Audit Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Pada Training Center Di Jakarta Menggunakan Framework COBIT 4.1
Audit Teknologi informasi pada hakekatnya merupakan salah satu dari bentuk audit operasional, tetapi kini audit teknologi informasi sudah dikenal sebagai satu satuan jenis audit tersendiri yang tujuan utamanya lebih untuk meningkatkan tata kelola IT. Sebagai suatu audit operasional terhadap manajemen sumber daya informasi, yaitu efektivitas, efisiensi, dan ekonomis tidaknya unit fungsional sistem informasi pada suatu organisasi.
Sumber Daya Manusia menurut Sonny Sumarsono (2003, h 4), Sumber Daya Manusia atau human recources mengandung dua pengertian. Pertama, adalah usaha kerja atau jasa yang dapat diberikan dalam proses produksi. Dalam hal lain SDM mencerminkan kualitas usaha yang diberikan oleh seseorang dalam waktu tertentu untuk menghasilkan barang dan jasa.
COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) adalah sebuah framework dan supporting toolset yang membantu manajer menjembatani jarak antara tujuan untuk keperluan pengendalian, permasalahan teknik (technical issue) dan resiko bisnis serta mengkomunikasikan level pengendalian kepada stakeholders (IT Governance Institute, 2005).
Framework COBIT secara keseluruhan ditunjukkan pada gambar 2. Melalui gambar tersebut dapat dilihat model proses COBIT yang terdiri dari 4 (empat) macam domain yang akan dibahas Plan and Organise (PO), Deliver and Support (DS), Monitoring (ME) dan Acquisition and Implementation(AI) dan berisi 34 macam proses.
Teori Cobit 4.1 Yang Relevan dengan Sumber Daya Manusia
Dalam hal ini metode COBIT 4.1 lebih terfokus pada sumber daya manusia perusahaan ini. Maka yang akan dianalisis adalah yang berhubungan dengan sumber daya Smartlearning yang mencakup :
P01 Define the Strategic Plan.
P03 Determine Technologycal Direction
P06 Communicate Management Aims and Direction
P07 Manage Human Resources
P08 Manage Quality
PO 10 Manage Projects
DS7 Educate and train user
P08 Manage Quality
PO 10 Manage Projects
DS7 Educate and train user
Kesimpulan :
Planning melakukan studi literatur terhadap dokumen Smartlearning yang berkaitan dengan visi dan misi, sasaran tujuan dan rencana strategis perusahaan serta menganalisa visi, misi dan tujuan training center serta strategi, kebijakan-kebijakan yang terkait dengan pengelolaan investasi IT. Observasi lapangan , Penelitian ini bersifat pendekatan survey. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan prosedur standar COBIT (Control Objectives for information and related Technology 4.1) yang dikeluarkan oleh ISACA (Information systems Audit And Control Association), data yang diperoleh dapat dengan berbagai metode yaitu, kuesioner dan reporting
Nilai rata-rata domain PO3 dan PO7 yaitu 1.6 & 1.9 masih jauh dari harapan, perlu kerja keras ini untuk tersebut, sedangkan PO1, PO6, PO8, PO10 & DS10 yaitu kisaran 2, proses ditingkatkan, khusus untuk DS7 mendapatkan nilai 3, proses sudah ada standard dan dokumentasi yang baik, menuju proses level 4 yang tidak begitu sulit di capai. Gap yang ada antara rata-rata level saat ini dengan rekomendasi level tidak menunjukkan gap yang besar, sehingga apa yang diharapkan dapat di penuhi dan dijalankan dengan baik oleh Manajemen training center. Sistem sumber daya manusia di training center yang saat ini diimplementasikan sudah sesuai dan mendukung tujuan bisnis perusahaan tersebut.
referensi: http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/t!@file_artikel_abstrak/Isi_Artikel_955049765952.pdf
Komentar
Posting Komentar